Muhtarom – Sukiman Siap Bertarung Lagi

pilkada langsung

Senopati Klaim Mampu ‘Habisi’ Raja

Madiun, Memo

Pasca penundaan Pemilukada Kabupaten Madiun, incumbent Bupati Madiun Muhtarom dan Sukiman siap bertarung pada Pemilukada 19 Juni mendatang. Kedua musuh bebuyutan itu sama-sama mengklaim mampu ‘menghabisi’ lawannya untuk merebutkan kursi AE-1 (sebutan dari Bupati Madiun,red).

pilkada langsungSecara resmi, KPUD membuka pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati 2013-2018 pada tanggal 20 April depan.  Keduanya telah memastikan mendaftar untuk kedua kali, setelah sebelumnya KPUD mencoret Sugito sebagai pasangan Sukiman, karena tidak memenuhi syarat administrasi. “Siapapun nggak masalah. Masio Pak Gito ada yang nggajuli juga tidak ada masalah,” ujar Muhtarom saat dikonfirmasi kesiapannya menjelang pembukaan pendaftaran oleh KPUD, kemarin (5/4).

Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun juga menegaskan, untuk pasangan wakil bupati tidak ada perubahan yaitu tetap incumbent wakil bupati Madiun Iswanto yang juga Ketua DPC Partai Demokrat. “Rekomendasi dari DPP PKB maupun Partai Demokrat tidak ada perubahan. Jargonnya ya tetep Mu-Is jilid II,” terangnya.

Karena itu, dia merasa sangat optimis bakal meraih kemenangan dalam pertarungan pesta demokrasi mendatang. Apalagi, sikap politik partai pendukung seperti  PAN, Hanura, PKNU dan Patriot juga tidak berubah. ”Untuk mencapai kemenangan pada laga Pilkada nanti, tim sukses dan barisan pendukung sudah all out,” katanya.

Hal senada juga ditegaskan Sukiman, jika dirinya siap mencalonkan lagi. “Tekad bulat kok. Ndak ada kendala. Malah dengan tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba Pak Gito kena masalah ijasah, itu berarti (Golkar dan PDIP, red) merasa di dzolimi. Maka, sekarang ini (Golkar dan PDIP, red) tidak hanya semangat, tapi malah sumangat baru untuk Madiun Baru. Sangat siaplah. Wong ditunda saja siap kok. Apalagi kalau diundur setelah tanggal 23 Juli, tambah siap saya,” ujar Sukiman  mantap usai mengikuti diklat penguatan empat Pilar Kebangsaan diselenggarakan DPP PDI Perjuangan, kemarin Sabtu (6/4).

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun ini juga mengaku siap bertarung dengan siapapun lawan politiknya termasuk incumbent. Sebab, sejak didzolimi justru mesin PDIP – Golkar saat ini lebih solid, termasuk partai pendukung seperti PDK, PKS dan PPP.

“Siap bertarung ya harus menang. Nek Senopati tarung karo Ratu yo jelas menang Senopatine. Nggak ada sejarah perange ratu musuh senopati yang menang ratune. Jelas menang senopatine,” kata figur yang menjadi lawan berat incumbent ini. (jur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>