KPUD Tak Campuri Dinamika Politik Partai

Kediri,Memo

Sebanyak 7 pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Kediri resmi mendaftar sebagai kandidat dalam pemilihan walikota (pilwali) yang dihelat pada 29 Agustus 2013 mendatang. Ketujuh pasangan tersebut terdiri dari 2 pasangan dari jalur independen dan 5 pasangan dari jalur parpol. Saat ini KPUD Kota Kediri sedang melakukan verifikasi terhadap kelengkapan berkas pendaftaran para bakal calon.

Seperti diketahui, pendaftaran pasangan bakal calon pilwali berlangsung mulai 13 – 19 Mei 2013. Pasangan independen Kasiadi – Budi Raharjo merupakan pasangan pertama yang mendaftarkan diri. Sedangkan pendaftar terakhir merupakan pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar – Hanura yakni Arifudinsyah – Jatmiko. Adapun kelima pasangan lainnya yaitu Imam Subawi – Suparlan (jalur independen), Abdullah Abubakar – Lilik Muhibah (koalisi PAN-Gerindra-PPNUI), Samsul Ashar – Sunardi (koalisi 5 partai), Harry Muller – Ali Imron (Aliansi Lintas Parpol) dan Bambang Harianto – Hartono (PDIP).

Ketua KPUD Kota Kediri, H Agus Rofiq mengatakan, seluruh pasangan bakal calon yang mendaftar telah menyerahkan berkas persyaratan. Tim dari KPUD saat ini sedang melakukan verifikasi untuk meneliti kelengkapan berkas dari para bakal calon. Selama proses ini berlangsung, pasangan bakal calon diberi kesempatan untuk melengkapi berkas yang masih kurang. Setelah itu KPUD akan menetapkan pasangan calon yang akan resmi maju dalam pilwali.

“Kami sudah menerima berkas persyaratan pasangan bakal calon. Berkas – berkas tersebut sedang diverifikasi dan pasangan bakal calon diberi kesempatan untuk melengkapi atau melakukan perbaikan berkas pendaftaran,” ujarnya, Senin (20/5).

Terkait adanya persoalan internal di tubuh partai tentang pengajuan calon, Agus Rofiq menegaskan, pihaknya tidak mencampuri masalah tersebut. Pasalnya hal itu merupakan masalah internal yang berjalan sesuai mekanisme masing – masing partai. KPUD, kata Agus Rofiq, hanya pada posisi untuk menerima pendaftaran calon sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau untuk masalah itu, kami tidak mencampuri karena merupakan urusan dan berada dalam koridor mekanisme masing – masing partai. Kami hanya menerima pendaftaran yang tentu harus memenuhi persyaratan yang ada dalam aturan,” tandasnya.(ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>